F: Jose Mourinho dalam konferensi pers (daylife)
MILAN - Satu big match babak 16 besar Liga Champions mempertemukan Inter Milan melawan Chelsea. Kedua tim memang baru pertama kali bersua di ajang Liga Champions. Namun jika menilik latar belakang kedua tim, pertemuan ini layaknya sebuah partai klasik.
Nama Chelsea sempat identik dengan sosok Jose Mourinho. Pelatih penuh kontroversi asal Portugal dikontrak The Blues menjadi manajer setelah sukses menukangi FC Porto menjadi juara LC musim 2004. Tiga musim menangani Chelsea, Mourinho sukses mendatangkan enam trofi bergengsi dan menaikan strata The Blues sebagai klub elit di kancah Pramier League.
Tapi, kerja sama Mourinho dan Chelsea hanya bertahan tiga musim dan Mou dipecat di pertengahan musim 2007. Dia lalu menyeberang ke Italia dan menerima tawaran melatih Inter Milan pada musim 2008. Di tangannya, Inter mempertahankan gelar Sucdetto pada musim lalu, tapi lagi-lagi gagal di kancah Eropa.
Sementara itu, sosok Carlo Ancelotti adalah gambaran pelatih yang sukses menangani AC Milan. Carletto mempersembahkan delapan gelar juara diantaranya satu Scudetto dan dua trofi Liga Champions. Prestasi itulah yang membuat owner The Blues Roman Abramovic tertarik merekrutnya di awal musim ini.
Ancelotti dan Mourinho sudah saling mengenal ketika sama-sama berada di Serie A musim lalu. Milan dan Inter bersua dalam laga Derby della Madonnina. Pertemuan pertama dimenangkan Inter 2-1 dan Milan membalasnya di putaran kedua dengan menang 1-0.
Kini, keduanya saling bersua kembali. Namun kali ini dengan kasta yang lebih tinggi. Mourinho menjelaskan, bahwa laga ini akan menjadi sebuah laga yang berat, karena dia tahu bagaimana kekuatan besar milik Chelsea.
"Saya tahu Chelsea adalah tim yang bagus. Tidak akan mudah melawan mereka, terlebih saya mengenal jauh bagaimana tim itu. Kami bisa berada dalam masalah besar," jelas Mourinho dalam konfrensi pers di pusat latihan Inter, Rabu (24/2/2010).
"Saya pernah bertemu Porto ketika masih membela Chelsea. Porto adalah tim saya dan pemain saya. Itu menjadi pertandingan yang sangat tidak mudah," lanjut pelatih dengan sebutan The Special One ini.
Mengenai Carlo Ancelotti, Mou juga menjelaskan bahwa sosok Carletto juga sangat mengenal Inter dengan pengalamannya selama melatih AC Milan. "Carlo Ancelotti sangat tahu Inter Milan. Dia lama berkecimpung di Serie A dan saya pikir itu sebuah keuntungan bagi timnya," tambah Mourinho.
(NO)
0 komentar:
Posting Komentar